Category Archives: ~fighting with her self~

Malaikatku..

Aku tertawa dengan air mata. Teriris gemelut degup jantung tak keruan. aku berusaha memvisualisasikan gambaran di sudut mataku yang sendu. ada bayangannya… hanya bayangan.  aku tak berani menyentuhnya. Ia terlalu sempurna.

Ia adalah malaikatku. Aku pernah menceritakan tentang dia.  Apakah kamu tau? Aku sungguh rindu padanya. Rinduku  sebengis kematian. kadang meletup-letup seperti muntah yang tak tahan ingin keluar. Namun begitu saja  berubah jadi air mata pesakitan.

Sakit..Sungguh…

Ini perih…

Malaikatku itu  sudah tiada..Mengapa Tuhan? Mengapa?

bukankah Engkau menciptakannya dari cahaya? bukankah cahaya-Mu tak pernah sirna? aku bahkan belum sempat menyentuh jemarinya, seraya  berkata bahwa aku begitu mencintai dia. Tidak berlakukah reinkarnasi, Tuhan? Atau aku ikut mati saja?

oke baiklah..

Kadang sudah merasa jadi manusia yang paling sabar, tapi selalu saja ada yang menguji kesabaran saya..

Kadang ingin menyalahkan keadaan, tapi itu sperti pengecut saja..

Kadang ingin berbuat sesuatu yang menyakitkan, tapi kok terdengar sangat bodoh ya?

Kadang ingin memaki orang, tapi seperti tidak berintelekual..?

Haha.. yasudahlah..

memang aku ini cuma manusia.. bukan malaikat yang tidak pernah berbuat salah..

Ah. Lagi2 menyalahkan esensi diri sendiri sebagai manusia..

tapi sebenarnya ini bukan tentang benar atau salah..

maksudku adalah…………………………….

haaah!

sudah sudah..!

saya lelah…

…………

Aku tidak peduli seberapa jauh aku dibuang..

Aku juga tidak peduli seberapa rendah aku dikecilkan..

Yang aku tau hanyalah diriku sendiri yang tidak pernah menyerah pada keadaan..

Walau hati sering tenggelam dalam tanya yang lalu terus berbuih ke permukaan..

aku jawab semua tanya dengan keyakinan..

Dan dengan kesadaran bahwa aku cukup berharga untuk dipertimbangkan..

aku tau itu.. dan aku akan buktikan itu..