Surat Untuk Papah..

 

Assalamualaikum, My Love of my life…

 

Dear, Papah..

Aku kangen papah..😥

Hiks..

Kadang aku mikir, aku butuh papah banget disini. Tapi abis itu aku mikir lagi, papah dah seneng di sana. dah dapet kerjaan yang papah impikan. Gak seharusnya aku sedih.. Harusnya aku ikut seneng…

Tapi…

Kadang aku merasa sendiri. Tiap lagi sendiri, aku baru ngerasa bahwa kehadiran suami disisi aku dan Aliyah begitu besar perannya. Cuma suami yang gak punya kesibukan sendiri sampe nyuekin istri anak. Cuma suami yang rela bangun tidur begadang bareng istri ngurus anak dengan kerelaan dan ikhlas.

Huft..

Kalo lagi sedih gini cuma bisa berdoa sama Allah minta kekuatan. Aku gak pernah LDR (Long Distance Relationship) seumur-umur. So, This is my first time.. Kadang aku marah. Kenapa ya Allah? kenapa harus kaya gini. Tapi aku langsung istighfar. Mungkin saat itu aku lagi lemah. Nyerah dengan keadaan yang saat itu lagi berat untuk dihadapi sendirian. Tapi, kadang aku kuat…

Yah.. begitulah..

Tiap mengamati wajah Aliyah, aku suka sedih.. kasian sama Aliyah. Bahkan dya lebih kasian dari aku. Dia masih kecil. Sedangkan aku udah gede. Tapi sama2 dikasi cobaan yang sama.. Jadi aku harus bangkit lagi dan lagi.. begituuu terus tiap aku merasa lemah.. Bangkit lagi setiap liat wajah Aliyah. Walau kadang jadi lemah pun karena ngeliat wajahnya..

Aku seperti bertempur dengan diri sendiri..

“tapi itu kan pilihan lo berdua dari awal dik? lo harus terima segala konsekuensinya”

Ya betul. Siapa yang gak terima? apa pernah aku bilang aku gak terima? malah ini adalah yang diimpi2kan kami. dan apa yang dikasi sekarang adalah jawaban dari doa-doa kami sejak awal pernikahan. Kami senang dengan limpahan kasih sayang Allah ini. Hanya terkadang ini terasa berat kuhadapi sendiri di sini tanpa suami. Apa kalian pernah diposisi aku? apa kalian pernah merasakan hal yang sama? Kadang aku lemah. apakah kalian kuat? lebih kuat dari aku? apa kadang kalian tidak pernah merasa sedih? lemah? .. Aku bukan orang yang depresi. sampe setiap hari aku menangisi nasib. Hanya terkadang… just for a while.. Cuma itu.

Well, AKu tau jawaban dari semua pertanyaanku adalah: SABAR..

Ya.. Aku akan sabar.. belajar sabar yang tidak memiliki batas..

Demi Aliyahku

Love You, Nak..

Love You, Nak..

Papah,,

Aku harap papah jaga kesehatan di sana.. Makan yang banyak dan teratur.. Keep contact me.. Walau kadang papa sibuk dan gak bisa contact aku, papah harus smangat terus ya kerjanya.. biar mamah sama Aliyah cepet nyusul papah ke sana, nemenin papah.. biar papah gak sendiri.. Papah janji ya?

We love papa so much.. ALiyah kalo didengerin suara rekaman papah langsung gerak-gerak semangat.. kaki dan tangannya gerak-gerak excited.. sambil ngoceh-ngoceh kaya ngejawab omongan papah.. Aliyah dah tambah pinter pah.. :’) pengen nyusul papah.. semangat terus ya pah..

Mamah and Aliyah Always love you..

Kiss from us in Indonesia.. keep safe and healthy papah..

Wssalamualaikum…

 

 

Dengan kaitkata , , ,

One thought on “Surat Untuk Papah..

  1. adhi mengatakan:

    Dear my Lovely Wife.. ternyata Allah mendengarkan doa kita. InsyaAllah tahun ini Mama sama Aliyah akan segera menyusul ke Kazakhstan bareng Papah, karna tahun ini rencananya Papah akan dikirim ke Indonesia dari perwakilan KBRI Astana untuk mengikuti pelatihan di Pusdiklat Deplu Jakarta. Ini berita bahagia sekaligus mengharukan karna nanti papah bisa jemput mamah ke jakarta untuk berangkat ke Astana. Terima Kasih sayang untuk doa mamah ke papah, papah disini jg selalu berdoa semoga Mamah jg selalu diberi kesehatan supaya bisa jaga Aliyah, Papah di sini janji kan terus bekerja keras, dan tidak akan pernah mengeluh karna harus jauh dari kalian berdua, karna papah yakin Allah selalu bersama kita, yang tidak pernah tidur untuk menjawab doa-doa kita untuk berkumpul kembali merajut kehidupan keluarga yang Bahagia, soo keep on praying, Sholat 5 waktu dan ngajinya ya sayang. i love u both soo much.. Kiss n Hug from Papah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: