Aku Pasti Akan Merindukan Hari Ini

Apa jadinya disaat bulan menjadi raja, otakmu tidak kunjung berhenti bekerja?

Memeras sendi tulangmu untuk terus menggerutuk dan memompa jantungmu untuk terus terbelalak

Dentuman dalam dadaku terasa begitu hebat

Hitam sejadi-jadinya dan gemetar membayangkannya

Dingin hari ini meresap hingga pori nadiku

Menyatu dalam kesatuan embun yang enggan menyelimuti

Aku tertelungkup dalam dimensiku sendiri

Membayangkan bagaimana jika nanti aku kembali

Kubisikkan dalam-dalam dengan ketidakberdayaan,

Aku pasti akan merindukan hari ini

Aku sudah mendepak ribuan cacian dan menerpa badai kebodohan

Tersokong oleh kasih sayang yang luar biasa

Hingga dapat berdiri tegak di tanah yang tak pernah terinjak sebelumnya

Aku sudah melangkah sehebat yang aku bisa

Hingga menemukan cara paling tepat bagaimana mencintai diriku sendiri

Sudah susah payah kurangkai bunga dalam api

berhati-hati agar tak terlahap nantinya

Aku bangga, Tuhan..

Dengan kesederhanaan yang kau semaikan dalam tubuhku ini

Dengan ketidakterbatasan yang kau sediakan

Aku bangga..

Aku janji akan kembali. Nanti..

Ketika akarku sekuat beringin

Ketika aku dapat tertawa diatas makian

Ketika tawaku bukan lagi elakan

Ketika aku dapat membuat biru hati mereka

Ketika bungaku berbuih api

Ketika bumi dan langit membusungkan dadanya untukku

Ketika aku sudah menjadi manusia

Dan ketika aku bangga

Ketika aku BANGGA

Akan apa yang menjadi pilihanku..

AMIEN.

@ Sanjaya Boarding House

06 May 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: