Malaikatku..

Aku tertawa dengan air mata. Teriris gemelut degup jantung tak keruan. aku berusaha memvisualisasikan gambaran di sudut mataku yang sendu. ada bayangannya… hanya bayangan.  aku tak berani menyentuhnya. Ia terlalu sempurna.

Ia adalah malaikatku. Aku pernah menceritakan tentang dia.  Apakah kamu tau? Aku sungguh rindu padanya. Rinduku  sebengis kematian. kadang meletup-letup seperti muntah yang tak tahan ingin keluar. Namun begitu saja  berubah jadi air mata pesakitan.

Sakit..Sungguh…

Ini perih…

Malaikatku itu  sudah tiada..Mengapa Tuhan? Mengapa?

bukankah Engkau menciptakannya dari cahaya? bukankah cahaya-Mu tak pernah sirna? aku bahkan belum sempat menyentuh jemarinya, seraya  berkata bahwa aku begitu mencintai dia. Tidak berlakukah reinkarnasi, Tuhan? Atau aku ikut mati saja?

One thought on “Malaikatku..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: