”rindu Seroja”

aku ingat pada Seroja itu

ketika mekar, decak kagum ingin mengoyak dari tempat tumbuhnya..

banyak ilalang yang ingin meminangnya

tapi sebenarnya hanya satu yang Seroja damba

Ksatria..

dimana ia?

membayangkan Ksatria datang mengendarai kuda hitamnya

terlihat sedap dimatanya walau bunga lain tidak melihat seperti caranya

kala itu senja

langit yang menguning, memantul sinar lembut di wajahnya

Duhai Ksatria..

lunglai Seroja pada tumpunya

bahkan hanya dengan memikirkannya..

Ksatria..

Aku ingat pada Seroja itu..

sedang begitu merindumu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: